1Anakku, berpeganglah pada nasihatku
2Taatilah semuanya itu agar engkau hidup bahagia.
3Seperti cincin kawin selalu di jari manis, demikianlah nasihatku tidak boleh lepas darimu.
4Jadikanlah kebijaksanaan dan pengertian sebagai sahabat terdekatmu,
5supaya engkau terlindung dari istri orang
6Aku melihat saat dia berbelok dan menyusuri jalan yang melewati rumah seorang perempuan nakal.7:8 Ams. 2:16
7Senja mulai turun waktu itu,
8Lalu datanglah perempuan nakal itu mendekatinya
9Perempuan itu tak bisa diam dan serong hidupnya.
10Sebentar dia di jalanan,
11Segera perempuan itu memeluk pemuda tadi dan menciumnya.
12“Hari ini aku sudah menyelesaikan persembahan terakhir untuk memenuhi janji di rumah TUHAN.
13Karena itu aku keluar untuk menemuimu.
14Aku sudah menyiapkan tempat tidur dengan alas kain yang indah berwarna-warni dari Mesir,
15juga mengharumkannya dengan mur, gaharu, dan kayu manis.
16Mari kita bercinta sampai puas hingga pagi,
17Dengan rayuan manis yang menggoda, perempuan itu berhasil menangkap si pemuda.
18Pemuda itu pun serta-merta mengikutinya
19Dia tidak mengetahui bahaya sampai anak panah menembus hatinya.
20Jadi anakku, dengarkan sungguh-sungguh perkataanku.
21Jangan biarkan hatimu mengikuti perempuan seperti itu
22Karena bukan main banyaknya orang yang dihancurkan oleh perempuan seperti itu.
23Rumahnya bagaikan liang Syeol di mana tamunya terjerumus begitu dalam!