1Anakku, janganlah engkau berjanji kepada orang lain,
2Karena, jika engkau menjadi penjamin hutang orang lain,
3dan terikat tanggung jawab kepada orang itu.
4Jangan tidur sebelum urusan itu selesai!
5Bebaskanlah dirimu
6Hai orang malas, semut-semut pun lebih pandai daripadamu!
7Meskipun semut tidak punya pemimpin atau penguasa
8mereka teratur mencari makanan sepanjang musim panas
9Tetapi pemalas hanya berbaring-baring sepanjang hari!
10“Ah, aku masih mengantuk.
11Maka seperti perampok yang datang tak terduga, demikianlah kamu mendadak miskin.
12Pembohong itu sampah!
13Mereka mengedipkan mata atau membuat isyarat kecil dengan tangan atau kaki
14Hati pembohong tak henti memikirkan tipu daya dan rencana licik.
15Karena itu bencana akan menimpa mereka dengan tiba-tiba.
16Ada beberapa kejahatan yang sangat dibenci TUHAN:
17Mata yang memandang rendah orang lain,
18hati yang merencanakan kejahatan,
19orang yang memberi saksi dusta,
20Anakku, ikutilah ajaran ayahmu
21Simpanlah semuanya baik-baik di dalam hatimu.
22Bila engkau terus mengingatnya, ajaran itu akan memandu langkah hidupmu.
23Karena nasihat, bimbingan, dan teguran itu ibarat cahaya terang
24Dengan mengikutinya, engkau akan luput dari bujukan perempuan sundal
25Jangan tergoda oleh kecantikannya,
26Bila engkau tidur dengan pelacur, engkau bisa membayar hanya seharga roti,
27Begitu juga bila engkau berzina dengan istri orang,
28Bila orang mencuri karena lapar, orang lain bisa maklum
29Meski demikian, bila pencuri itu tertangkap, dia tetap akan dihukum
30Jauh lebih celaka orang yang berzina!
31Orang seperti itu pasti dipukul dan dihina.
32Rasa cemburu seorang suami membuat hatinya dibakar amarah.
33Dia tidak akan mau menerima ganti rugi.