We Believe JesusFé, Esperança e Nova Vida

Kejadian 4

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga · indonésio

← Kejadian 3 Kejadian Kejadian 5 →

1Adam dan Hawa pun hidup bersama sebagai suami-istri.4:1 hidup bersama sebagai suami-istri Di sini dan di ayat 17 dan 25, secara harfiah teks Ibrani menuliskan ‘Laki-laki itu mengenal istrinya, dan dia (istrinya) menjadi hamil’. Kata yang diterjemahkan ‘mengenal’ merupakan penggenapan dari Kej. 2:24, yang mengatakan bahwa seorang suami akan ‘bersatu dengan istrinya’, dan dalam konteks kalimat ini, ‘mengenal’ artinya bersetubuh. Lalu Hawa mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Pada waktu anak itu lahir, Hawa berkata, “TUHAN sudah menolongku untuk memperoleh seorang anak laki-laki.” Maka dia menamai anak itu Kain.4:1 Kain Pengucapan nama Kain hampir sama dengan beberapa kata Ibrani­ yang berarti ‘mendapat’, ‘memperoleh’, atau ‘menciptakan’.

2Beberapa waktu kemudian, Hawa melahirkan seorang anak laki-laki lagi, dan menamai dia Habel.4:2 Habel Nama Habel hampir sama dengan kata yang berarti ‘nafas’ atau ‘uap’ dalam bahasa Ibrani.

3Suatu hari, Kain memanen hasil kebunnya lalu mempersembahkan sebagian kepada TUHAN.

4Habel juga mengambil beberapa ekor anak domba yang sulung dari kawanan ternaknya, lalu mempersembahkan bagian-bagian terbaik dari daging domba-domba itu kepada TUHAN. TUHAN senang kepada Habel dan persembahannya,

5tetapi tidak kepada Kain dan persembahannya. Karena itu, Kain sangat sakit hati, dan mukanya kelihatan masam.

6Maka TUHAN berkata kepada Kain, “Tidak usah marah! Janganlah mukamu masam!

7Kalau kamu melakukan yang benar, tentu Aku akan menerima persembahan-persembahanmu. Tetapi kalau kamu terus melakukan yang tidak benar, kuasa dosa— yang bagaikan binatang buas— sudah siap menerkam dan menguasaimu. Kamu harus mampu mengalahkannya.”

8Meski begitu, suatu hari Kain berkata kepada adiknya, “Habel, ayo kita ke ladang.”4:8 Habel, ayo kita ke ladang Kutipan ini tidak terdapat dalam Teks Masoret (teks sumber dalam bahasa Ibrani), tetapi terdapat dalam kebanyakan terjemahan kuno yang dibuat sebelum Teks Masoret disusun, termasuk Septuaginta (LXX). Setibanya mereka di ladang, tiba-tiba Kain menyerang dan membunuh Habel.

9Kemudian TUHAN bertanya kepada Kain, “Di manakah Habel adikmu?”4:9 Kej. 3:9

10Maka berkatalah TUHAN kepadanya, “Kamu sudah melakukan dosa besar! Dalam pandangan-Ku, darah adikmu yang sudah meresap ke tanah bagaikan suara Habel yang berseru-seru meminta pembalasan.

11Karena kamu sudah membunuh adikmu sendiri, Aku mengusir kamu dari tanah yang sudah tercemar oleh darah adikmu ini. Sebagai kutukan bagimu, biarlah tanah di bumi tidak lagi memberi hasil yang baik untukmu, meskipun kamu berusaha keras menggarapnya!

12Sebelumnya, tanah sangat subur bagimu. Tetapi mulai sekarang, apabila kamu menggarap dan menanam, tanah tidak akan memberi hasil yang baik lagi kepadamu, sehingga kamu terpaksa hidup berpindah-pindah.”

13Jawab Kain kepada TUHAN, “Hukuman itu terlalu berat! Aku tidak sanggup menanggungnya.

14Engkau mengusir aku dari tanah ini dan menjauhkan aku dari hadapan-Mu. Aku terpaksa hidup berpindah-pindah, dan siapa saja yang melihatku akan membunuhku!”

15Tetapi TUHAN berkata kepadanya, “Tidak. Hal itu tidak akan terjadi. Aku akan memberi tanda di tubuhmu4:15 di tubuhmu Teks Ibrani tidak menuliskan bagian mana pada tubuh Kain yang ditandai. Namun, dalam dua kitab lain, dikatakan bahwa tanda yang diberikan TUHAN pada manusia selalu di dahi. Lihat Yeh. 9:4-5 dan banyak ayat dalam kitab Wahyu. supaya orang tahu bahwa kamu tidak boleh dibunuh. Kalau kamu dibunuh, maka tujuh orang lain harus dibunuh sebagai pembalasan atas pembunuhanmu.” Lalu TUHAN memberi tanda pada dahi Kain.

16Kemudian Kain pergi dari hadapan TUHAN dan tinggal di tanah yang disebut Nod,4:16 Nod Nama Nod artinya ‘pengembaraan’. letaknya di sebelah timur Taman Eden.

17Kain menikah dan hidup bersama istrinya.4:17 hidup bersama istrinya Berdasarkan informasi yang terdapat dalam Kej. 5:3-5, diperkirakan bahwa istri Kain adalah saudara perempuannya sendiri. Namun, ada kemungkinan lain. Karena semua orang pada zaman itu usianya mencapai ratusan tahun, maka bisa saja Kain menikah dengan anak perempuan dari adiknya. Tentang kata ‘hidup bersama’, lihat catatan di Kej. 4:1. Lalu istrinya melahirkan seorang anak laki-laki4:17 anak laki-laki Dalam daftar silsilah di Alkitab, sebagian besar nama anak yang disebutkan pasti laki-laki, kecuali bila ada keterangan bahwa anak itu perempuan. Jadi, dalam daftar-daftar keturunan, apabila TSI hanya menuliskan ‘anak’ atau nama saja, berarti anak tersebut adalah laki-laki. yang diberi nama Henok. Pada waktu Kain membangun sebuah kota, dia menamai kota itu Henok, seperti nama anaknya.

18Selanjutnya, anak Henok adalah Irad. Anak Irad adalah Mehuyael. Anak Mehuyael adalah Metusael. Dan anak Metusael adalah Lamek.

19Lamek menikahi dua perempuan, yaitu Adah dan Zilah.

20Zilah melahirkan seorang anak yang diberi nama Tubal Kain. Dialah orang pertama yang menjadi tukang tembaga dan besi. Tubal Kain mempunyai seorang adik perempuan bernama Naama.

21Suatu hari, Lamek berkata kepada kedua istrinya,

22Mengingat pembalasan bagi Kain,

23Kemudian Hawa mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki lagi. Hawa berkata, “TUHAN sudah memberiku seorang anak sebagai pengganti Habel, yang sudah dibunuh oleh Kain.” Maka dia menamai anak itu Set.4:25 Set Nama Set artinya ‘(sudah) diberi’.

24Selanjutnya, Set mempunyai anak bernama Enos. Pada zaman Enos inilah orang-orang mulai menyembah TUHAN.

← Kejadian 3 Kejadian Kejadian 5 →