1Oleh karena semuanya itu, Saudara-saudariku, pikirkanlah hal-hal yang kita alami bersama karena kita bersatu dengan Kristus! Dia selalu menguatkan dan menghibur kita, karena Dia mengasihi kita. Dan kita menikmati persaudaraan karena Roh Kudus tinggal dalam diri kita masing-masing. Itulah sebabnya kita saling memperhatikan dan saling mengasihi. Berdasarkan semua hal itu,
2saya mendorong kalian untuk selalu hidup rukun dan sehati, saling mengasihi, serta bekerja sama dengan kompak. Dengan begitu kamu semua akan membuat saya semakin bersukacita.
3Apa pun yang kamu lakukan, janganlah mementingkan kepentinganmu sendiri atau menonjolkan diri. Utamakanlah kepentingan setiap saudara seiman lebih daripada kepentinganmu sendiri, dan tetaplah rendah hati.
4Janganlah kamu hanya sibuk memikirkan keperluanmu sendiri, tetapi pikirkanlah juga keperluan orang lain.
5Jadi hendaklah kamu mengikuti sikap Kristus Yesus!
6Biarpun Yesus mempunyai semua sifat Allah,
7Tetapi Dia merendahkan diri dan meninggalkan semuanya,
8Dalam keadaan sebagai manusia,
9Oleh karena itulah Allah sudah mengangkat Dia ke tempat yang paling terhormat,
10Allah melakukannya supaya setiap orang—
11dan setiap orang akan mengaku bahwa Kristus Yesus adalah Penguasa mereka.
12Karena itu Saudara-saudari yang saya kasihi, sebagaimana kalian selalu taat kepada saya, sekarang saya mendorong kalian untuk berusaha hidup dengan cara yang pantas bagi orang yang sudah diselamatkan oleh Allah, dengan takut dan hormat kepada-Nya. Jangan lakukan itu hanya ketika saya ada bersama kalian, tetapi lebih baik lagi kalau kalian melakukannya pada waktu saya tidak ada.
13Karena Allahlah yang memberikan keinginan bahkan kemampuan kepada kita masing-masing untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan hati-Nya.
14Lakukanlah segala sesuatu tanpa bersungut-sungut dan tanpa bertengkar.
15Kamu semua percaya penuh kepada-Nya sehingga kamu mengurbankan hidupmu untuk melayani Allah. Jadi sekalipun saya harus memberikan darah saya sendiri bersama kurban kalian— maksudnya kalau saya juga dibunuh karena terus berjuang mempertahankan keyakinan kita tentang Kristus2:17 memberikan darah saya sendiri … Terjemahan harfiahnya ‘mencurahkan air anggur sebagai persembahan’. Sesuai hukum Taurat, persembahan binatang hampir selalu dilengkapi dengan tepung terigu yang dicampur minyak zaitun dan kira-kira dua liter air anggur. Semuanya itu dicurahkan sedikit demi sedikit sampai habis ke atas daging kurban yang sedang dibakar di mezbah (Kel. 29:38-41; Bil. 15:1-12). Maksud perkataan Paulus ini bukanlah bahwa darahnya benar-benar menjadi persembahan. Tetapi dengan kiasan tersebut Paulus menggambarkan bahwa dia rela dibunuh dengan cara yang mengerikan demi kepentingan mereka, yaitu mempertahankan Kabar Baik yang sudah mereka percayai. Bandingkan 2Tim. 4:6.— saya tetap senang! Dan saya mau supaya kalian turut merasakan sukacita itu bersama saya.
16Ya, biarlah kalian ikut bergembira dan bersukacita bersama saya!
17Saya berharap Tuhan Yesus segera membuka jalan agar saya bisa mengutus Timotius kepada kalian. Saya akan sangat bersukacita pada waktu dia kembali dengan membawa berita tentang kalian.
18Kalian pun tahu sikap Timotius. Dia sudah melayani pemberitaan Kabar Baik bersama saya seperti seorang anak membantu ayahnya.
19Karena itu saya berharap bisa segera mengutus Timotius kepada kalian sesudah saya tahu bagaimana keputusan hukum untuk kasus saya.
20Dan saya yakin Tuhan akan menolong saya, supaya saya sendiri pun segera datang kepada kalian.
21Namun saya merasa perlu mengutus Epafroditus kembali kepada kalian. Dia adalah saudara seiman saya yang baik, yang sudah menjadi teman sekerja dan seperjuangan dalam melayani pekerjaan Tuhan. Memang dulu kalian mengutus dia untuk mengurus keperluan saya di penjara ini.
22Tetapi saya mengutus dia kembali karena dia sendiri sangat rindu bertemu lagi dengan kalian semua. Dia merasa kuatir karena tahu bahwa kalian sudah mendengar bahwa dia sakit keras.
23Benar, dia pernah sakit parah dan hampir mati, tetapi Allah berbelas kasihan kepadanya dan menolong dia. Dengan belas kasih-Nya itu, bukan hanya Epafroditus yang tertolong, tetapi juga saya. Karena dengan kesembuhan Epafroditus, saya tidak menjadi semakin sedih.
24Itulah sebabnya saya senang bisa mengutus dia kembali kepada kalian. Dengan begitu kalian akan gembira melihat dia, dan saya tidak perlu kuatir lagi tentang kesehatannya.
25Jadi sambutlah dia dengan penuh sukacita sebagai saudara yang juga sudah bersatu dengan Tuhan Yesus. Dan hormatilah orang-orang seperti dia,
26karena dia hampir mati dalam melayani pekerjaan Kristus. Dia rela membahayakan nyawanya saat memenuhi tugas yang kalian berikan, yaitu mengurus keperluan saya selama dipenjarakan di sini.