1Setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus5:1 Mat. 1:12 berarti sudah menerima kelahiran baru dari Allah Bapa. Setiap orang yang mengasihi Bapa tentu juga mengasihi anggota keluarga-Nya, yakni orang-orang yang sudah menerima kelahiran baru dari Bapa.
2Beginilah cara untuk mengetahui apakah kita benar-benar saling mengasihi sesama anak-anak Allah, yaitu bila kita mengasihi Allah dan menaati perintah-perintah-Nya.
3Mengasihi Allah berarti menaati perintah-perintah-Nya. Hal itu tidaklah sulit untuk kita lakukan,
4karena setiap orang yang menerima kelahiran baru dari Allah diberi kuasa untuk mengalahkan kejahatan di dunia ini. Dan yang membuat kita menang atas kejahatan dunia adalah karena kita percaya sepenuhnya kepada Yesus.
5Tidak seorang pun dapat mengalahkan kejahatan dunia ini kecuali kita yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah.
6Kristus Yesuslah satu-satunya yang sudah datang ke dunia ini dengan menunjukkan dua tanda dari Allah, yaitu tanda air dan tanda darah.5:6 air, darah Ada yang menafsirkan bahwa maksud Yohanes adalah air baptisan waktu Yesus dibaptis, dan darah yang tercurah waktu Dia mati disalibkan. Namun, kemungkinan besar Yohanes menunjukkan sesuatu yang menguatkan ajarannya di 1Yoh. 4:2-3 dan 2Yoh. 7. Ada dua kemungkinan tafsir yang baik: 1) Yohanes berbicara tentang air yang keluar ketika Yesus dilahirkan dan darah waktu Dia mati disalibkan. 2) Yohanes berbicara tentang air dan darah yang keluar ketika lambung Yesus ditikam dengan tombak sesudah Dia mati di kayu salib. Perhatikan bahwa Yohanes menekankan kejadian itu dalam Yohanes 19:34-37. Kedua hal tersebut membuktikan bahwa Yesus mempunyai tubuh manusia biasa. Salah satu ajaran sesat pada zaman Yohanes mengajarkan bahwa Yesus hanya kelihatan (menjelma) seperti manusia tetapi Dia tidak mempunyai tubuh manusia biasa. Yesus tidak hanya menunjukkan tanda air, tetapi juga tanda darah. Dan Roh Kudus, yang selalu bisa dipercaya, juga bersaksi kepada kita bahwa Yesus datang dari Allah sebagai manusia dengan tubuh biasa.
7Setiap orang yang bersatu dengan Anak Allah memiliki hidup yang kekal, tetapi siapa pun yang tidak bersatu dengan Anak Allah tidak akan memiliki hidup yang kekal.
8Saya menulis surat ini untuk kalian yang percaya kepada Anak Allah, supaya kalian tahu bahwa sekarang kalian sudah memiliki hidup yang kekal, dan supaya kalian sungguh-sungguh mempertahankan keyakinanmu kepada-Nya.
9Dengan begitu, kita tidak merasa takut lagi datang ke hadapan Allah melalui doa! Bila permintaan kita sesuai dengan kehendak-Nya, Allah akan mendengar dan menjawab doa kita.
10Dan bila kita percaya bahwa Allah mendengarkan kita, maka kita boleh yakin bahwa Allah akan memberikan apa yang kita minta.
11Contohnya, kalau kita melihat saudara seiman kita berbuat dosa (maksud saya di sini adalah dosa yang tidak mengakibatkan kematian kekal),5:16 kematian kekal Terjemahan harfiahnya ‘kematian’. Yang dimaksud Yohanes di sini hampir sama dengan ‘kematian tahap kedua’ di Why. 20:6-14; 21:8, yaitu dilemparkan ke dalam lautan api neraka. Walaupun digambarkan sebagai kematian, tetapi jelas dari ajaran Yesus bahwa orang yang masuk neraka tidak mati. Mereka masih sadar dan dapat merasakan siksaan selama-lamanya. hendaklah kita berdoa kepada Allah supaya Dia menyelamatkan saudara kita itu, dan Allah akan memberikan hidup kepadanya. Saya tekankan sekali lagi bahwa ini tentang dosa yang tidak mengakibatkan kematian kekal. Karena ada jenis dosa yang mengakibatkan kematian kekal. Untuk jenis dosa itu, saya tidak menganjurkan agar kita mendoakan orang yang melakukannya.
12Semua perbuatan jahat adalah dosa, tetapi tidak semua dosa mengakibatkan kematian kekal.
13Kita tahu bahwa setiap orang yang sudah menerima kelahiran baru dari Allah tidak akan terus-menerus berbuat dosa, karena kelahiran baru itu bekerja dalam hati kita sehingga kita terus terjaga. Dengan demikian, iblis tidak bisa berbuat apa-apa terhadap kita.
14Kita tahu bahwa kita sudah menjadi anak-anak Allah, walaupun seluruh dunia ini dikuasai oleh iblis.
15Kita tahu bahwa Anak Allah sudah datang. Dia sudah memberi kita pengertian sehingga kita mengenal Allah yang benar. Kita hidup bersatu dengan Allah karena kita bersatu dengan Anak-Nya, Kristus Yesus. Dia juga Allah yang benar5:20 2Ptr. 1:1 karena Dia selalu layak dipercaya dan merupakan sumber hidup yang kekal.
16Anak-anakku, jauhkanlah dirimu dari segala berhala. Amin.